Terkadang aku bingung bila menjadi mahasiswa
banyak yang harus di lalui banyak yang harus di lakukan
acara ini itu semua butuh tanggung jawab
mungkin di awal aku merasa aneh dengan semua kegiatan ini
segala rutinitas yang membuat diri ini lelah
semua aktivitas yang terkadang membosankan
aku pingin bebas
aku ingin lepas
tak ada belenggu yang terbatas
serba serbi kehidupan yang membuat hati ini kadang panas
rutinitas yang menjadi aktivitas ini kulalui apa adanya
apa apa perlu tuntutan
apa apa perlu kewajiban
biar segala aaktivitas ini ku lalui
dan pasti ada akhirnya jua
akhir yang membahagiakan
Rabu, 29 Maret 2017
Selasa, 28 Maret 2017
Pertanyaan Observasi Manasek
1.
Manajemen Kurikulum
a) Apa kurikulum yang digunakan dan alasan mengapa memilih menggunakan kurikulum tersebut?
b) Bagaimana pengaplikasian konkrit dari kurikulum tersebut?
c) Bagaimana pengaruh kurikulum yang dipilih terhadap perkembangan peserta didik dan sekolah
d) Apa saja kelemahan dan keunggulan
dalam penggunaan kurikulum tersebut?
e)
Bagaimana pengaruh kurikulum
terhadap output sekolah?
2. Manajemen Peserta Didik
a) Bagaimana sistem penerimaan siswa baru?
b) Tata tertib peserta didik?
b) Masalah apa saja yang sering di
hadapi oleh siswa dan bagaimana cara pembinaan dan penyelesaiaannya?
b) Apa kendala dan bagaimana cara mengatasi siswa-siswa bermasalah? (nakal,bolos,dll)
c) Bagaimana bentuk reward dan punishment yang diberikan kepada siswa?
b) Apa kendala dan bagaimana cara mengatasi siswa-siswa bermasalah? (nakal,bolos,dll)
c) Bagaimana bentuk reward dan punishment yang diberikan kepada siswa?
d)
Upaya apa saja yang dilakukan untuk
meningkatkan prestasi siswa?
e) Apa kegiatan ekstrakulikuler yang ada di sekolah tersebut?
e) Apa kegiatan ekstrakulikuler yang ada di sekolah tersebut?
3. Manajemen Personal
a) Berapa jumlah guru tetap yang ada di sekolah tersebut?
b) Adakah guru honorer? Kalau ada, berapa jumlah guru honorer tersebut?
c) Berapa jumlah staf tetap Tata Usaha di sekolah tersebut?
d) Bagaimana system standarisasi atau criteria tenaga pengajar dalam sekolah tersebut? e) Berapa jam beban maksimal mengajar setiap guru?
f) Bagaimana cara untuk meningkatkan kerukunan
antar pegawai?
g) Kegiatan apa saja yang di lakukan untuk
mengembangkan kemampuan kinerja pendidik?
4. Manajemen HUSEMAS
a) Bagaimana hubungan sekolah dengan masyarakat sekarang ini?
b) Apa saja program HUSEMAS yang ada di sekolah yang digunakan untuk membangun hubungan sekolah yang baik dengan masyarakat ?
c) Apa program yang paling efektif? Mengapa?
d)Adakah kendala dalam pelaksanaan
kegiatan HUSEMAS? Bagaimana mengatasinya?
e) Bagaiman peran komponen sekolah lainnya selain bagian HUSEMAS dalam menjalankan program HUSEMAS?
f) Apakah ada hubungan krja sama dengan perusahaan atau lembaga pendidikan guna menyalurkan lulusan dari sekolah ini?
g) Bagaimanakah reaksi masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan sekolah yang melibatkan masyarakat?
h) Apakah ada peran alumni dalam HUSEMAS bagi sekolah?
e) Bagaiman peran komponen sekolah lainnya selain bagian HUSEMAS dalam menjalankan program HUSEMAS?
f) Apakah ada hubungan krja sama dengan perusahaan atau lembaga pendidikan guna menyalurkan lulusan dari sekolah ini?
g) Bagaimanakah reaksi masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan sekolah yang melibatkan masyarakat?
h) Apakah ada peran alumni dalam HUSEMAS bagi sekolah?
5. Manajemen Layanan Khusus
a) Perpustakaan yang lengkap dan dikelola dengan baik memungkinkan peserta didik untuk lebih mengembangkan dan mendalami pengetahuannya. Bagaimana cara mengelola manajemen perpustakaan yang tepat?
b) Bagaimana cara menarik minat siswa untuk berkunjung ke perpustakaan?
c) Dalam pelayanan kesehatan sekolah melalui usaha kesehatan sekolah (UKS), apakah PMR ikut serta bertanggungjawab dalam pengelolaan UKS? Bagaimana dengan peran guru pembimbing UKS?
d) Apakah UKS bekerja sama dengan unit-unit dinas kesehatan setempat guna meningkatkan program pelayannya?
e) Bagaimana usaha memberikan pelayanan keamanan kepada pesrta didik dan para pegawai yang ada di sekolah agar mereka dapat belajar dan melaksanakan tugasnya dengan tenang dan nyaman?
f) Layanan khusus di sekolah:
a. Perpustakaan
1. Kartu Perpus
2. Data pengunjung
3. Sarana Prasarana
4. Lama Waktu peminjaman
5. Sanksi-sanksi keterlambatan
6. SDM pengelolaannya,kuantitas,kualitas
7. Apresiasi terhadap pengunjung
b. UKS/PMR
1. Kegiatan aktif / tidak
2. Kelayakan ruangan
3. Prestasi
4. Kelengkapan kesehatan
5. SDM Pembina PMR
6. Kegiatan macam apa saja
6. Sarana Prasarana
Apa saja sarana dan prasarana yang
ada di sekolah ini ? Sarana prasaran yang mendukung perkembangan akademik siswa
dan, adakah:
1. Parkir kendaraan
2. Musholah / masjid / tempat ibadah
3. Lab komputer
4. Lab bahasa
5. Ruang musik
6. Lab Praktek
7. Koperasi
8. Kantin
1. Parkir kendaraan
2. Musholah / masjid / tempat ibadah
3. Lab komputer
4. Lab bahasa
5. Ruang musik
6. Lab Praktek
7. Koperasi
8. Kantin
9.
Bussiness Centre
10.
Bank Mini
Bagaimana kondisi sarpras tersebut Apakah ada yang lain selain daripada itu ?
Bagaimana kondisi sarpras tersebut Apakah ada yang lain selain daripada itu ?
Makalah - Manasek
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Manajemen sekolah merupakan prosedur
tindakan untuk menertibkan sekolah agar proses pembelajaran berjalan lancar. Manajemen
sekolah pada hakikatnya mempunyai pengertian yang sama dengan manajemen
pendidikan. Ruang lingkup dan bidang kajian manajemen sekolah juga merupakan
ruang lingkup dan bidang kajian manajemen pendidikan. Manajemen sekolah
terbatas pada satu sekolah saja,sedangkan manajemen pendidikan menjangkau
sistem yang luas dan besar secara nasional bahkan internasional. Sekolah
merupakan lingkungan yang sangat kompleks. Pertama, karena konsep sekolah itu
sendiri sukar untuk dipahami jika menggunakan perspektif tunggal. Kedua,karena
terdapat beberapa perbedaan acuan yang dapat mengakibatkan kesulitan dalam
mendefinisikan sekolah. Ketiga,karena sekolah selalu berkaitan dengan unsur
manusia, yaitu guru dan siswa. Karena faktor manusia itulah maka sekolah sukar
untuk dikelola secara efektif dan efisien.
Sedikitnya terdapat tujuh komponen
sekolah yang harus dikelola dengan baik dalam rangka MBS, yaitu kurikulum dan
program pengajaran, tenaga pendidikan, kesiswaan, keuangan, sarana
prasarana pendidikan, pengelelolaan hubungan sekolah dan masyarakat, serta
manajemen layanan khusus. Di Indonesia sistem pendidikannya masih bersifat
elastis untuk mempertahankan “status quo” dalam stuktur sosial yang mapan,
sehingga tidak semua anak bisa merasakan sekolah berkualitas. Namun, semenjak
di adakan program sekolah gratis dan pemberian bantuan melalui dana BOS sekolah
tidak hanya di rasakan bagi anak yang mampu tapi anak kurang mampu pun harus
bisa bersekolah layaknya anak-anak yang lainnya.
Dari uraian diatas, observasi
sekolah sangat diperlukan untuk mengetahui manejemen komponen yang di miliki
sekolah tertentu.
B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah yang muncul
berdasarkan latar belakang di atas adalah
1. Bagaimanakah sistem manajemen di SMK
Teuku Umar sebagai salah satu Sekolah Vokasi di Kota Semarang ?
2. Apakah keunggulan dari SMK Teuku
Umar Semarang berdasarkan komponen manajemen sekolah yang sudah di terapkan
saat ini ?
3. Bagaimana hasil observasi dan metode yang di
gunakan ?
C.
Tujuan
Laporan
observasi ini bertujuan untuk
1.
Mengetahui sistem
manajemen di SMK Teuku Umar yang sebagai salah satu sekolah vokasi di Kota
Semarang.
2.
Mengetahui keunggulan
dari penerapan manajemen komponen sekolah saat ini.
3.
Mengetahui
hasil dan metode observasi yang di gunakan.
D. Manfaat
Laporan ini dilaksanakan dengan harapan memberikan manfaat kepada
pihak lain, diantaranya:
1. Bagi penulis:
a.
Mendapatkan
pengetahuan tentang pelaksanaan manajemen komponen sekolah di SMK Teuku Umar
Semarang.
b. Melatih
kemampuan penulis dalam observasi dan membuat laporan.
c. Sebagai
pandangan ke depan bagi penulis mengenai tugas dan perannya sebagai tenaga
pendidik.
2. Bagi pembaca:
a.
Menambah
pengetahuan pembaca mengenai manajemen sekolah
b. Menjadi bahan
kajian pada materi yang bersangkutan dimasa yang akan datang.
3. Bagi lembaga:
Sebagai masukan bagi lembaga
pendidikan ataupun pendidik mengenai pelaksanaan manajemen komponen sekolah di
Sekolah Menengah Kejuruan.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Sekolah
SMK Teuku Umar Semarang terletak di Jalan Karangrejo Tengah, Jatidiri No.
IX/99A Semarang. Sekolah ini
berbentuk yayasan dan telah terakreditasi A. Sekolah yang berdekatan dengan
jalan raya ini bersebelahan dengan SMA Teuku Umar Semarang yang masih satu
yayasan. SMK Teuku Umar merupakan sekolah vokasi yang memiliki lima jurusan/
peminatan antara lain Akuntansi, Administrasi Perkantoran, Pemasaran, Rekayasa
Perangkat Lunak, dan Teknik Kendaraan Ringan. Sekolah ini merupakan sekoah
rujukan bagi mahasiswa PPL yang ada di beberapa universitas di kota Semarang
diantaranya Universitas Negeri Semarang (Unnes). Lulusan atau alumni dari SMK
Teuku Umar juga terbukti berkualitas karena sebagian besar alumninya di rekrut
oleh perusahaan-perusahaan dan DU/DI di beberapa kota khususnya kota Semarang.
Diharapkan prestasi ini akan terus di pertahankan oleh pihak sekolah.
B. Hasil Observasi
1.Manajemen Kurikulum
Kurikulum yang digunakan oleh SMK
Teuku Umar Semarang ada dua yaitu KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan pendidikan) bagi
kelas XI dan XII dan kurikulum baru yaitu kurikulum 2013 sesuai dengan
peraturan pemerintah. Secara umum pelaksanaan dua kurikulum ini hampir sama
dengan sekolah-sekolah yang lain, hanya saja pada kurikulum 2013 siswa di
alihkan dari sistem “teacher center”
menuju “student center” artinya
pembelajaran yang sepenuhnya dari guru di ubah ke siswa yang menjadi pusat
pelaksanaan pembelajaran. Diharapkan dengan penerapan kurikulum ini siswa
menjadi lebih aktif karena harus bisa belajar mandiri. Karena termasuk kurikulum
yang baru di terapkan pihak sekolah akan terus mengembangkan dan berusaha agar
hasilnya bisa maksimal.
Pengaruh kurikulum yang diterapkan terhadap
perkembangan peserta didik dan sekolah adalah kualitas dari peserta didik lebih
meningkat baik dalam mengikuti lomba-lomba maupun hasil Ujian Akhir Nasional
(UAN). Siswa jadi lebih aktif dan giat belajar. Hal ini dibuktikan dengan SMK
Teuku Umar Semarang yang berhasil meraih beberapa prestasi seperti Lomba
Kompetensi Siswa (LKS), pertandingan basket, dan masih banyak lagi. Kurikulum
yang diterapkan diharapkan dapat memberikan output yang bagus, sehingga lulusan
dari SMK Teuku Umar Semarang memiliki keterampilan, kompetensi,
berbudi luhur, dan berbudaya.
2.Manajemen Peserta Didik
Sistem penerimaan siswa baru di SMK
Teuku Umar Semarang menggunakan sistem offline. Calon siswa datang ke sekolah
untuk mendaftarkan diri ke pihak administrasi lalu menjalani tes penjurusan.
Apabila sudah dinyatakan di terima calon siswa akan masuk sesuai dengan jurusan
yang dipilihnya. Terdapat 5 jurusan yang di sediakan bagi siswa yaitu jurusan
Akuntansi, Administrasi Perkantoran, Pemasaran, Rekayasa Perangkat Lunak, dan
Teknik Kendaraan Ringan.
Dalam kehidupan sekolah pastilah
akan muncul masalah mengenai kenakalan siswa. Dalam menghadapi
siswa-siswa yang bermasalah bagian Bimbingan dan Konseling sekolah lebih banyak
menggunakan cara manual. BK memperbanyak komunikasi dengan siswa dari hati ke
hati. Setelah mendapat penyebab permasalahannya baru dicarikan solusi mengenai
permasalahan yang dialami siswa. Sering kali siswa bermasalah tersebut kurang
terbuka, gengsi, dan kurang berinteraksi, sehingga proses penanganan masalah
siswa kadang terhambat karena hal tersebut. Selain itu terkadang orang tua juga
kurang peduli dan cenderung memberikan kebebasan kepada anak sehingga apa yang
diperbuat anaknya di luar sekolah tidak mendapatkan perhatian. Semua pihak
harus ingat bahwa masalah kesiswaan bukan hanya milik BK akan tetapi guru lain
dan orang tua juga turut andil dalam penanganan masalah yang muncul.
Mengenai timbal balik yang diberikan
kepada siswa dikenal adanya reward (bagi yang berprestasi) dan punishment
(bagi yang melanggar peraturan). Reward yang diberikan kepada siswa
yang berprestasi biasanya berupa hadiah baik berupa pujian, barang, dan
kesempatan untuk mengasah bakatnya dalam mengikuti perlombaan yang melibatkan
siswa. Sementara itu, punishment yang akan diberikan kepada siswa yang
melanggar peraturan berupa teguran, pemanggilan orang tua ke sekolah hingga pengembalian
siswa kepada orang tuanya. Tentu proses tersebut tidak sesingkat yang
dikatakan. Prosesnya lama dan sekolah mencoba memberikan perhatian dan
kesempatan untuk memperbaiki kesalahan yang diperbuat dengan sistem komunikasi
hati ke hati.
Untuk meningkatkan prestasi siswa
sekolah biasanya mengadakan workshop dan seminar-seminar. Selain itu, sekolah
juga mengadakan les tambahan dan konsultasi kepada guru yang bersangkutan
selama guru ada di sekolah. Selain itu, peningkatan mutu siswa dilakukan dengan
menyediakan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler untuk mengasah softskill
dari tiap anak. Hal ini ditunjang oleh kegiatan kurikuler, kokurikulr, dan
ekstrakurikurer yang berjalan beriringan untuk menciptakan lulusan yang
berkualitas.
Kegiatan ekstrakurikuler yang ada di
SMK Teuku Umar Semarang ada sepuluh, yang terdiri dari ektrakurikuler
wajib dan pilihan. Sepuluh ektrakurikuler
tersebut adalah:
a. Ekstakurikuler wajib.
Yang termasuk ekstrakurikuler wajib adalah Pramuka dan BTQ.
Kegiatan ekstrakurikuler pramuka di wajibkan bagi siswa kelas X sedangkan BTQ
untuk siswa kelas X-XII.
b. Ekstrakurikuler pilihan
Yang termasuk ekstrakurikuler pilihan adalah Matematika
Club, English Club, Komputer Grafis, Futsal, Volly, Band, Paskibra, dan Pencak
Silat. Ektrakurikuler pilihan ini diperuntukkan bagi kelas X-XII. Kegiatan
ekstrakurikuler di SMK Teuku Umar Semarang dilaksanakan tiap hari-hari tertentu
saja.
Mengenai jumlah peserta didik SMK Teuku Umar Semarang dapat
dilihat dalam tabel 1 :
Tabel 1. Jumlah Siswa SMK Teuku Umar
Semarang tahun 2015/2016
|
Kelas
|
Program Studi
|
Jumlah
Siswa (orang)
|
|
X
|
AKUNTANSI
|
38
|
|
|
ADMINISTRASI PERKANTORAN
|
37
|
|
|
PEMASARAN
|
34
|
|
|
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
|
37
|
|
|
TKR 1
|
31
|
|
|
TKR 2
|
31
|
|
XI
|
AKUNTANSI
|
28
|
|
|
ADMINISTRASI PERKANTORAN 1
|
32
|
|
|
ADMINISTRASI PERKANTORAN 2
|
33
|
|
|
PEMASARAN
|
28
|
|
|
RPL 1
|
23
|
|
|
RPL 2
|
24
|
|
XII
|
AKUNTANSI
|
30
|
|
|
ADMINISTRASI PERKANTORAN
|
37
|
|
|
PEMASARAN
|
26
|
|
|
RPL
|
31
|
Jadi, jumlah siswa yang ada di SMK Teuku Umar Semarang
berjumlah 498 orang..
3. Manajemen Personal
Manajemen personal di SMK Teuku Umar
Semarang yang meliputi data tenaga pengajar, staff Tata Usaha, keamanan, dan
pesuruh serta kriteria untuk menjadi tenaga kerja di sekolah ini akan
dijelaskan sebagai berikut:
Mengenai data tenaga pegawai dapat dilihat dalam tabel 2:
Tabel.2 Pembagian Tugas di SMK Teuku
Umar Semarang
- Kepala Sekolah : Dra. Sulasih
- Wakil Kepala Sekolah
2.1.Bidang Kurikulum ( Waka I ) : H Tejo Edi Wibowo,ST
2.2.Bidang Adm. & Sarpras( Waka
II ) : Anik Listyawati ,S.Pd.
2.3.Bidang Kesiswaan( Waka III ) : Panca Oetami,S.Pd.
2.4.Bidang Kehumasan( Waka IV ) : Inayatun,S.Pd.
- Ketua Kompetensi Keahlian ( KKK )
3.1.Akuntansi : Suparni,S.Pd.
3.2.Pemasaran : SuciRahayu,SE,S.Pd
3.3.Administrasi Perkantoran : M. Khodirin ,S.Pd.
3.4.Rekayasa Perangkat Lunak : Achmad Sokhib,S.Kom
3.5.Teknik Kendaraan Ringan : Puguh Aristiyono,S.Pd.
- Koordinator Bursa Kerja : Neny Putut H,S.Pd.
- Pembina OSIS : 1. AdhibatulMustaanah,S.Pd
2. M Suwarno,S.Pd
6. Pembina Mental Keagamaan
(Takmir Masjid NurulAshar)
6.1.
Ketua :
Komarudin,S.Ag
6.2.
Sekretaris : M Khodirin,S.Pd.
6.3.
Bendahara :
AdhibatulMustaanah,S.Pd.
6.4. Anggota : 1. Suwarno, S.Pd. 2. Haryono, BA
3. PuryHandoko
7. Koordinator Lomba Kompetensi Siswa ( LKS ) :
H Tejo Edi Wibowo,ST
8. Koordinator Monitoring Evaluasi dan Akreditasi : H Tejo Edi Wibowo,ST
9. Unit Produksi (Unipro)
9.1. Unit Produksi (Unipro)
Akuntansi
Ketua :
Suparni,S.Pd.
Bendahara :
Dra. Nuk Sri Suwarni
9.2.
Unit Produksi (Unipro) Pemasaran
Ketua : Suci Rahayu, SE,
S.Pd.
Bendahara : Ratna Dewi
Setyowati,S.Pd
9.3.
Unit Produksi (Unipro) Adm. Perkantoran
Ketua :
M Khodirin, S.Pd.
Bendahara : Adibatil Mustaanah,S.Pd.
9.4. Unit Produksi (Unipro) Rekayasa
Perangkat Lunak (RPL)
Ketua :
M Shokib, S.Kom
Bendahara : Rizky Septiana Putri
Edita
9.5. Unit Produksi (Unipro) Teknik
Kendaraan Ringan (TKR)
Ketua :
Puguh
Bendahara : Dian Puspitasari, S.Pd
10.
Bisnis Center :
Ketua :
Drs. Sugiyanto H, M.Pd.
Sekretaris :
Suparni, S.Pd.
Bendahara : Suci Rahayu, SE,S.Pd.
Unit
Usaha :
M Khodirin, S.Pd.
11. Perpustakaan Sekolah
Koordinator : Anik
Listyawati, S.Pd.
Petugas :
Siti Badriyah
12. Tata Usaha dan Bendahara
12.1.Kepala Tata Usaha :
Mujiati
12.2. Tata Usaha :
Pujianto dan Marsono
12.2. BendaharaSekolah : Rida Enita
12.3.Sub bendahara Yayasan : Pury Handoko
13. Penulis Rapat Dinas Sekolah : 1. Waka Adm. dan
Sarpras
2. Ketua Jurusan
14. Tim Pelaksana Kegiatan Sosial
- Arisan :
Rumdihastuti, S.Pd.
- Dansos :
1. Sutarti,S.Pd.
2. Dian
Puspitasari,S.Pd.
15. Tim Pencitraan sekolah : 1.
Komarudin,S.Ag
2. Amarullah Dawamuddin
16. KoordinatorOlah Raga/Senam : Dani Slamet
Pratama
17. Koordinator K9 :
Haryono, BA
18. Koordinator Lab Komputer :
a.
Kepala
Lab RPL :
Slamet Sujarwo, S. Kom
b.
Kepala
Lb KKPI :
Arif Budi Atmaja, S. Kom
c.
Penanggung
Jawab Lab Multimedia : 1. Arif
Budi Atmaja, S.Kom
2. Slamet Sujarwo, S. Kom
d.
Laboran : 1.Rizky Septiana ,S.
Kom
2. Nanik Nur’aeni, S. Kom
e.
Teknisi :
Danang Setyono, S. Kom
19.
Petugas Kebersihan, Tukang Kebun & Pesuruh :
a. Pesuruh : Subadi
Azis
b. Tukang Kebun
: Suharno
c. Petugas Kebersihan : 1.
Waras Suyanto
2. Suharno
20. Penjaga Sekolah
: Asih Santoso
21. Sopir
: Sobirin
Di SMK Teuku Umar sendiri terdapat 20 GT (Guru Tetap), 1
PNS, dan 18 GTT (Guru Tidak Tetap). Sedangkan jumlah pegawai bagian TU
berjumlah 5 orang. Mengenai penerimaan tenaga pengajar, kriteria yang dipersyaratkan
adalah calon tenaga pengajar harus memiliki ijasah yang sesuai dengan
kompetensinya atau mata pelajaran yang dibutuhkan. Namun untuk pegawai yang
sudah tetap, tentu semua dari instruksi pemerintah yang menempatkan pegawai
tersebut di sekolah SMK Teuku Umar Semarang. Mengenai beban mengajar tiap guru
adalah 24 jam setiap minggunya.
Untuk
meningkatkan kerukunan antar pegawai diadakan pertemuan rutin setiap satu bulan
sekali yang biasanya di adakan pada hari minggu. Pada pertemuan rutin ini akan
membahas dan mendiskusikan tentang kinerja dari semua komponen sekolah agar
bisa di lakukan pembenahan untuk kedepannya. Selain pertemuan rutin, juga di
adakan workshop, pelatihan-pelatihan dan seminar bagi guru-guru yang mengajar
di SMK Teuku Umar Semarang. Kegiatan ini di harapkan bisa meningkatkan dan
mengembangkan kemampuan kinerja para pendidik.
4.
Manajemen Hubungan Sekolah dengan Masyarakat
(HUSEMAS)
Sebagai salah satu SMK yang berlabel
Sekolah Vokasi diperlukan upaya untuk menjaga citra sekolah agar tetap baik di
mata masyarakat. Salah satu upaya itu adalah dengan menjalin hubungan yang baik
dengan masyarakat. Di sinilah dibutuhkan peran HUSEMAS dalam membangun relasi
terhadap pihak dalam sekolah maupun pihak luar sekolah. Dalam interaksinya SMK
Teuku Umar menjalin hubungan baik yang saling membutuhkan satu sama lain dengan
warga sekitar. Hal ini terbukti dengan ikut berpartisipasinya warga ketika
sekolah mengadakan kegiatan yang melibatkan masyarakat selain itu, warga juga
turut aktif dalam menjaga keamanan sekolah. Dengan demikian dapat dikatakan
bahwa hubungan sekolah dengan masyarakat termasuk baik tanpa kendala yang
berarti.
Program Husemas yang dijalankan
untuk membangun hubungan baik di masyarakat di antaranya memberikan informasi
tentang sekolah mengenai pembukaan pendaftaran siswa baru, melaksanakan kerja
bakti, perayaan hari besar nasional terutama hari besar islam seperti
berkurban, pembagian zakat, dan santunan ke panti asuhan. Masyarakat merespons
positif dengan di adakannya bakti sosial yang dilakukan oleh pihak sekolah.
Selain itu, terdapat program lain yaitu Prakerin (siswa magang), kerjasama
dengan DU/DI , dan ikatan alumni. Semua program di rasa efektif karena di
jalankan sesuai progjanya masing-masing.
Program yang dijalankan Husemas
tentunya perlu dukungan dari berbagai pihak termasuk komponen sekolah lainnya
seperti guru, wali kelas dan wakil kepala sekolah yang berperan dalam bidangnya
baik dalam penyampaian informasi, koordinasi dengan agenda yang harus disusun,
serta sarana dan prasarana dalam pelaksanaan program husemas. Sementara untuk
meningkatkan popularitas, sekolah menggunakan trick Show Out yaitu
dengan meningkatkan kualitas peserta didik dibuktikan dengan hasil UAN yang baik,
ekstrakurikuler yang menonjol di masyarakat, dan prestasi-prestasi yang diraih.
Kemudian kerjasama untuk menyalurkan lulusan hasil output sekolah biasanya
sekolah memberikan kesempatan kepada Perusahaan dan DU/DI yang membuka lowongan
pekerjaan agar siswa dari SMK Teuku Umar Semarang dapat tersalurkan dan
diterima bekerja sesuai dengan jenis pekerjaan yang mereka inginkan. Bagi para
alumni sudah berkontribusi secara aktif walaupun belum optimal dalam membantu
memberikan informasi lowongan kerja bagi para lulusan SMK Teuku Umar Semarang.
5.
Manajemen Layanan Khusus
Salah satu manajemen layanan khusus
adalah manajemen perpustakaan. Manajemen perpustakaan yang ada di SMK Teuku
Umar Semarang kurang lebih seperti perpustakaan pada umumnya, seperti pembuatan
katalog buku agar buku jelas terklasifikasi baik jenis dan tempat
meletakkannya, diinventaris dalam buku induk serta pemberian punggung identitas
buku. Buku-buku yang ada di perpustakaan meliputi buku paket mata pelajaran,
buku cerita fiksi, karya sastra, kamus, dan literatur lain yang memberikan
informasi lebih kepada siswa. Beberapa siswa suka membaca buku fiksi berupa
cerita. Maka perpustakaan sekolah mengambil kebijakan untuk memperbanyak
buku-buku fiksi yang berhubungan dengan cerita, guna meningkatkan minat baca
siswa. Tidak kalah pentingnya, buku yang berhubungan dengan mata pelajaran juga
di perbanyak. Sementara itu, dari data yang diperoleh rata-rata tiap
harinya sekitar 20-25 siswa yang berkunjung ke perpustakaan. Mengenai data
keperpustakaan dapat dilihat dalam tabel 2.
Tabel 2. Informasi Layanan Perpustakaan
SMK Teuku Umar Semarang
|
No
|
Informasi Layanan
|
Wujud
|
Keterangan
|
|
1.
|
Kartu Perpus
|
Ada
|
Dimiliki oleh setiap siswa sebagai
syarat penggunaan fasilitas perpustakaan
|
|
2.
|
Data pengunjung
|
Berupa buku data pengunjung
|
Terdapat buku pengunjung perpus.
Rata-rata pengunjung perpus setiap harinya 10-20 siswa
|
|
3.
|
Sarana dan Prasarana
|
Rak buku, komputer, meja katalog,
meja baca, kursi, loket peminjaman, televisi
|
Semua sarana dalam kondisi baik
dan teratur
|
|
4.
|
Lama peminjaman
|
Tergantung jenis buku
|
Buku bacaan non paket maksimal 2
hari peminjaman. Buku paket mapel 1 semester, kamus harus langsung
dikembalikan
|
|
5.
|
Sanksi keterlambatan
|
Denda 500 per buku per hari
|
Dikenakan denda sebesar Rp 500,-
untuk tiap 1 hari keterlambatan per satu buku
|
|
6.
|
SDM pengelola
|
Jumlah 4 orang
|
Jumlah pengelola perpus ada 3
orang dengan perincian 1 kepala perpus dan 2 staf pustakawan. Pustakawan
merupakan lulusan jurusan pustakawan
|
|
7.
|
Apresiasi pengunjung terbaik
|
Hadiah
|
Tiap akhir semester diumumkan
pengunjung perpus terbaik (terajin) akan diberikan hadiah dari sekolah
sebagai sebuah penghargaan dan peningkatan minat baca.
|
Layanan khusus yang selanjutnya
adalah tentang pelayanan kesehatan sekolah. Di dalam unit kesehatan
sekolah turut andil dalam kegiatan
sosial seperti donor darah. Selain itu, guru pendampingnya pun ikut memberikan
bimbingan bagi mereka yang akan menjadi anggota. Jadi, diharapkan dengan
pemberian pelatihan-pelatihan tentang kesehatan, nantinya akan menjadi bekal
mereka ketika menangani pasien di sekolah pada khususnya. Mengenai data
UKS dapat dilihat pada tabel 3.
Tabel 3. Informasi layanan Usaha
Kesehatan Sekolah
|
No
|
Informasi layanan
|
Wujud
|
Keterangan
|
|
1.
|
Keaktifan kegiatan
|
Aktif
|
Ada organisasi yang mengurus dan
dijadikan ekstrakurikuler
|
|
2.
|
Kelayakan ruangan
|
Layak
|
Termasuk layak dengan perlengkapan
yang cukup lengkap
|
|
3.
|
Prestasi
|
Ada
|
Juara Jumbara tingkat kabupaten
dan dikirim ke provinsi
|
|
4.
|
Kelengkapan kesehatan
|
Ada
|
Tensi darah, pengukur tinggi
badan, timbangan, kompres, alat P3K, selimut dan tempat tidur.
|
|
5.
|
SDM pembina
|
Kualitas
|
Pembina adalah guru yang pernah mengikuti pelatihan
kesehatan atau sejenisnya
|
|
6.
|
Macam Kegiatan
|
Ada
|
Mengikuti lomba-lomba, dan
mengadakan pelatihan bagi anggota baru
|
Berkenaan
dengan manajemen layanan keamanan, SMK Teuku Umar Semarang mengambil kebijakan
dengan menyediakan satpam yang berjumlah 1 orang untuk menjaga keamanan pada
siang harinya, dan 2 orang penjaga pada malam harinya. Selain itu, dari
masyarakat sekitar turut andil dalam menjaga keamanan sekolah, sehingga tercipta
lingkungan sekolah yang aman. Untuk organisasi yang menangani keamanan seperti
PKS (Praktek Keamanan Sekolah) belum berjalan aktif sehingga keamanan sekolah
lebih bertopang pada satpam dan penjaga sekolah serta sarana prasarana yang
mendukung seperti ketertiban parkir kendaraan dan lingkungan sekolah yang telah
berpagar. Hal ini diharapkan dapat menghindari kemungkinan-kemungkinan terburuk
untuk kedepannya.
6. Manajemen Sarana dan
Prasarana
Mengenai Manajemen sarana prasarana
di SMK Teuku Umar Semarang dapat dilihat pada data berikut ini :
6.1.
Keadaan Lingkungan Sekolah
Data yang
diambil terkait dengan kondisi lingkungan sekolah/ tempat latihan, meliputi
hal-hal sebagai berikut :
1.
Jenis bangunan yang mengelilingi
sekolah atau tempat latihan dan perkiraan jarak dengan sekolah atau tempat
latihan.
a.
Jenis bangunan yang mengelilingi
sekolah atau tempat latihan.
SMK
Teuku Umar dikelilingi oleh bangunan-bangunan seperti perumahan penduduk di
samping kanan dan belakang sekolah, sedangkan untuk samping kiri berhimpitan
dengan SMA Teuku Umar.
b.
Perkiraan jarak dengan sekolah atau
tempat latihan dengan bangunan yang mengelilingi sekolah.
SMK Teuku Umar terletak di Jalan Karangrejo Tengah
IX 99A, Jatingaleh, Kota Semarang. Kawasan ini merupakan kawasan yang ramai,
karena di depan SMK Teuku Umar merupakan jalan raya dan jalan tol yang dilalui
oleh banyak kendaraan. Selain itu, di kawasan SMK Teuku Umar juga merupakan
kawasan padat penduduk yang memiliki jarak bangunan sekolah dengan rumah
penduduk hanya berjarak kurang lebih 10 meter.
2.
Kondisi lingkungan sekolah/ tempat
latihan, seperti tingkat kebersihan, kebisingan, sanitasi, jalan penghubung
dengan sekolah, masyarakat sekitar (agraris, industri, kumuh, lainnya).
a. Kebersihan
Kebersihan
di SMK Teuku Umar tergolong bersih karena setiap pagi ada petugas kebersihan
yang membersihkan lingkungan sekolah. Selain itu sekolah juga membuat piket
kelas yang harus dilaksanakan setiap hari oleh siswa yang mendapatkan giliran
piket.
b. Kebisingan
SMK
Teuku Umar tergolong cukup bising karena terletak di jalan raya dan jalan tol
yang cukup ramai dilalui oleh kendaraan dan juga ada beberapa bangunan kelas
yang sedang dibangun.
c. Sanitasi Sanitasi
di lingkungan SMK Teuku Umar tergolong lancar dan bersih. Terbukti dengan
lancar dan bersihnya saluran air untuk kamar kecil, tempat wudhu dan bersihnya
sungai yang terdapat di sebelah kiri sekolah.
d. Jalan
Penghubung dengan Sekolah
Jalan
penghubung sekolah sangat strategis karena SMK Teuku Umar dilalui oleh angkutan
umum dan sangat mudah dijangkau dengan kendaraan bermotor.
e. Masyarakat
Sekitar (Agraris, Industri, Kumuh, dan lainnya)
Masyarakat
sekitar SMK Teuku Umar tergolong produktif karena masyarakat sekitar banyak
yang bekerja di industri maupun yang lainnya.
6.2.
Fasilitas Sekolah
1.
Ruang Kepala Sekolah
Ruang
kepala sekolah berada di lantai 2 SMK Teuku Umar. Di dalam ruangan ini terdapat
1 set sofa (untuk menerima tamu), AC, kulkas, lemari besi, meja kerja, 2 kursi,
satu unit komputer, satu unit printer,
tempat sampah tertutup, serta 1 buah faksimile.
2.
Ruang Wakil Kepala Sekolah
Ruang
wakil kepala sekolah terletak di lantai 2 SMK Teuku Umar yang bersisihan dengan
ruang kepala sekolah. Di dalam ruangan ini terdapat beberapa tempat untuk wakil
kepala sekolah bagian kurikulum, kesiswaan, sarana dan prasarana, humas, dan
bendahara yang dilengkapi dengan enam
meja kerja untuk masing-masing wakil kepala sekolah dan bendahara, serta
dilengkapi dengan 4 set komputer dan 4 set printer.
3.
Ruang Guru
Ruang
guru terletak dilantai 2 SMK Teuku Umar. Ruang guru terletak di depan ruang
kepala sekolah dan wakil kepala sekolah. Di dalam ruang guru terdapat 14 buah
meja kaca, 11 buah meja kayu, 38 buah kursi kayu, 2 almari besi, 6 loker guru,
2 buah almari kayu, 1 set komputer, 2 printer,
1 telepon, 2 buah jam dinding, 1 dispenser, 1 tempat air plastik, 1 tempat
sampah, 1 buah mesin kasir, 1 buah gambar Pancasila, 1 buah gambar Presiden RI,
dan 1 buah gambar Wakil Presiden RI. Semua fasilitas di ruang guru dalam
keadaan baik, tetapi mesin kasir yang terdapat di ruang guru tidak berfungsi.
4.
Ruang Kelas
Ruang
kelas di SMK Teuku Umar terdiri atas 3 tingkatan, yakni lantai I, II, dan III. Setiap ruang
kelas difasilitasi dengan 20 meja kayu dan 41 kursi, speaker yang terletak di
atas ruangan, kipas angin, lampu, dan whiteboard. Hampir semua disetiap
kelas sudah terdapat LCD yang dipasang untuk menunjang proses kegiatan belajar
siswa. Diharapkan bisa memudahkan guru dan siswa dalam melakukan presentasi di
dalam kelas setiap kegiatan belajar mengajar berlangsung.
5.
Ruang Tata Usaha
Ruang
Tata Usaha terletak bersebelahan dengan ruang kepala sekolah dan wakil kepala
sekolah yang berada di lantai 2. Didalam ruangan ini sebagian besar dipenuhi
oleh almari-almari kayu yang berisi data-data dan arsip sekolah beserta
beberapa almari besi. Di sisi kiri depan, difungsikan sebagai loket pembayaran
administrasi bulanan siswa. Di sisi kanan, terdapat 1 whiteboard, vas
bunga, telepon sekolah, serta 3 set komputer beserta printernya sebagai
penunjang kegiatan pengarsipan.
6.
Perpustakaan
Perpustakaan
SMK Teuku Umar terletak di lantai 2 bersebelahan dengan ruang koperasi dan ruang
UKS. Perpustakaan ini menunjang pembelajaran siswa dengan koleksi buku yang
sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Dalam perpustakaan ini tidak hanya memuat
buku-buku pelajaran, namun juga memuat buku bacaan hiburan untuk siswa seperti:
buku cerita fisik, novel, komik, majalah, serta koran. Di sisi kanan di dalam
ruangan ini, dapat dijumpai beberapa hasil karya siswa berupa kerajinan tangan
yang tersusun rapi di dalam etalase. Selain sebagai tempat untuk meminjam buku,
perpustakaan SMK Teuku Umar juga berfungsi sebagai tempat KBM.
7.
Koperasi Sekolah
Koperasi
sekolah SMK Teuku Umar terletak dilantai 2. Koperasi ini menjual alat-alat
tulis, buku penunjang KBM, serta beberapa makanan dan minuman ringan.
8.
Laboratorium KKPI
Laboratorium KKPI terletak dilantai 2 bersebelahan dengan ruang pembinaan OSIS dan pencitraan. Ruangan KKPI memiliki ukuran 9 x 9 meter.
Di dalam ruangan ini terdapat AC, komputer, printer,
whiteboard, blackboard, LCD, microfon,
speaker, tabung/ pemadam kebakaran,
meja dan kursi, yang digunakan untuk menunjang proses pembelajaran.
Laboratorium ini biasanya digunakan untuk mata pelajaran Komputer, serta mata
pelajaran yang berhubungan dengan komputer lainnya, seperti mata pelajaran MYOB,
khusus pada siswa jurusan Akuntansi.
9.
Laboratorium Multimedia
Ruangan
ini terletak di lantai 3, diatas ruangan perpustakaan. Ruangan ini bersebelahan
dengan laboratorium RPL, yangmemiliki ukuran 9 x 9 meter. Didalam ruangan ini
terdapat beberapa laptop, lemari, AC, OHP, LCD dan peralatan lain yang
digunakan untuk menunjang proses pembelajaran siswa.
10. Laboratorium
RPL
Ruang
Laboratorium RPL ini, terletak di lantai 3 dan memiliki ukuran sekitar 9 x 6,5
meter. Di dalamnya terdapat 26
set komputer, printer, AC, LCD, serta
papan tulis, yang digunakan untuk menunjang pembelajaran khusus siswa jurusan
RPL .
11. Laboratorium
TKR
Laboratorium
TKR terletak di lantai 1, yang memiliki ukuran 15 x 10 meter. Laboratorium ini
memiliki beberapa ruang, yaitu ruang khusus untuk pengelasan yang berada di
luar ruangan dengan ukuran 3 x 5 meter, ruang penyimpanan peralatan listrik,
dan penyimpanan peralatan mesin. Didalamnya terdapat beberapa peralatan mesin
dan listrik serta motor yang digunakan untuk praktik perbengkelan oleh siswa
jurusan TKR.
12. Ruang
Band
Terletak
dilantai 3 dengan desain kedap suara agar ketika digunakan untuk berlatih tidak
mengganggu. Di dalamnya terdapat peralatan band yang lengkap.
13. Ruang
BK
Ruang
Bimbingan dan Konseling terletak di lantai 1 SMK Teuku Umar. Sekolah
memfasilitasi 3 guru konselor untuk membimbing dan membina siswa SMK Teuku
Umar.
14. Ruang
Pembina OSIS dan Pencitraan
Ruangan
Pembina OSIS ini terletak di lantai 2 disamping laboratorium KKPI. Di ruangan
tersebut tidak hanya digunakan untuk ruang pembina OSIS dan ruang pencitraan
tetapi juga digunakan sebagai ruang UKS.
15. Ruang
UKS
Ruang
UKS Teuku Umar terletak di lantai 2, bergabung ruangan dengan ruang pembina
OSIS dan pencitraan. Ruang UKS ini terdiri atas 2 ruang untuk siswa dan 1 untuk
guru, dimana di setiap ruangan terdiri atas 1 kasur (tempat tidur), 1 bantal, 1
almari dan kotak P3K. Adapula alat pengukur berat badan, pengukur tinggi badan
dan dispenser di pojok ruangan.
16. Ruang
Bussiness Center
Ruangan
bisnis center terletak di ujung lantai 2 SMK Teuku Umar Semarang. Adapun program bisnis
center ini adalah koperasi, penyewaan kantin, dan bank mini. Untuk
program bank mini melayani penyimpanan uang dari siswa maupun guru dan karyawan
sekolah.
17. Kantin
Kantin
di SMK Teuku Umar terdiri atas 5 kantin yang digunakan bersama dengan SMA Teuku
Umar. Kantin ini terletak di bagian belakang sekolah dan keadaannya cukup
memadai.
18. Masjid
Adapun
masjid
berbarengan dengan
SMA Teuku Umar
yang bertempat di lantai 2 SMA Teuku Umar dengan tempat wudlu di lantai 1 dekat
dengan tempat parkir di SMK Teuku Umar.
19. Bangunan
Kamar Mandi/MCK
Kamar
mandi/ Toilet di SMK Teuku Umar terbagi atas 2, yakni toilet untuk siswa dan
toilet untuk guru dan karyawan. Pada lantai 1 terdapat 3 toilet putra dan 2
toilet putri, serta 1 toilet untuk guru dan karyawan. Pada lantai 2, terdapat 1
toilet putri dan 1 toilet untuk guru dan karyawan. Sedangkan pada lantai 3,
terdapat 1 toilet putra, dan 1 toilet putri. Kondisi toilet di SMK Teuku Umar
cukup bagus dengan sanitasi air yang memadai. Namun perlu penambahan toilet
karena di rasa masih kurang.
20. Bangunan
Serba Guna
Terletak
di lantai 3, dimana terdapat 3 ruang kelas serba guna yang biasa digunakan
untuk ruang kelas. Namun saat ada kegiatan dapat digunakan sebagai ruang serba
guna.
21. Gudang
Penyimpanan Alat Olah Raga
Gudang
ini terletak di lantai 1
SMK Teuku Umar, dibawah tangga. Gudang ini dipergunakan untuk menyimpan segala
macam perlengkapan olahraga.
22. Tempat
Parkir
Tempat
parkir siswa SMK Teuku Umar Semarang terletak di lantai 1 halaman depan ruang
kelas X AK dan di halaman bekas mushola. Ada juga yang terletak disamping SMA
Teuku Umar Semarang. Sedangkan parkir untuk bapak dan ibu guru terletak di
halaman depan SMK Teuku Umar Semarang.
C. Metode Observasi
Adapun metode yang digunakan penulis dalam penyusunan laporan observasi
ini adalah sebagai berikut:
1.
Pengamatan Langsung
Observasi
ini dilakukan oleh penulis di SMK Teuku Umar Semarang yang
berlokasi di Jalan Karangrejo Tengah, Jatidiri No.
IX/99A Semarang. Observasi dilakukan dengan melakukan pengamatan
langsung tentang situasi dan kondisi lingkungan sekolah dan sekitar lingkungan
sekolah.
2.
Wawancara
Wawancara
penulis lakukan di tempat yang sama yaitu SMK Teuku Umar Semarang pada Sabtu, 8 Oktober 2016 pukul 08.00 WIB sampai
dengan pukul 10.00 WIB
dengan narasumber Ibu
Anik Listyawati selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Administrasi dan Sarana
Prasarana serta Ibu Sutji Rahayu selaku Ketua Jurusan Pemasaran SMK Teuku Umar
Semarang.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
SMK Teuku
Umar Semarang merupakan
salah satu sekolah yang berbasis Sekolah Vokasi yang terletak di Kabupaten Semarang, tepatnya di Jalan
Karangrejo Tengah No.IX/99 A Semarang, merupakan salah satu sekolah yang menerapakan berbagai manajemen sekolahnya
seperti manajemen peserta didik, manajemen personalia, manajemen layanan
khusus, manajemen kurikulum, manajemen layanan khusus dan manajemen HUSEMAS yang sudah cukup baik, meskipun
terletak di daerah pinggir kota namun mampu bersaing dengan sekolah-sekolah
lain. Hal ini terbukti dari berbagai prestasi yang telah diraih baik tingkat
kabupaten maupun provinsi. Berbagai upaya dan strategi yang dilakukan sekolah tersebut agar menjadi sekolah yang lebih maju baik dari segi akademik maupun keterampilan peserta didik untuk mencetak lulusan yang berkualitas dan akademiknya kini pun sudah mulai
terlihat perkembangannya.
Dimulai dari tenaga pengajar yang
disiplin dan profesional, manajemen yang baik dan juga mulai dibangunnya sarana
dan prasarana serta kurikulum kurikuler, dan ekstrakurikuler yang mampu
menunjang kegiatan belajar dan mengajar diharapkan mampu menambah dan
meningkatkan mutu pendidikan
pada sekolah tersebut.
B. Saran
Berikut beberapa saran yang sedikit
banyaknya dapat kami sampaikan berkaitan dengan tugas observasi di SMK Teuku
Umar Semarang untuk
penganalisisan tugas Manajemen sekolah terhadap SMK yang
berbasis Sekolah Vokasi khususnya. Dari sistem kurikulum,
penerapan kurikulum 2013 yang baru di jalani oleh siswa kelas X harus perlu di
tingkatkan dalam pengaplikasiannya agar siswa nantinya bisa lebih aktif dan
giat dalam belajar.Selain itu, fasilitas seperti rumah ibadah dan kamar mandi
untuk siswa harus lebih di perhatikan karena kedua tempat tersebut amat di
butuhkan bagi para siswa. Animo siswa untuk membaca perlu di pertahankan bahkan
harus di tingkatkan dengan terus memperbaiki fasilitas dan memperbanyak buku
bacaan di dalam perpustakaan.
DAFTAR
PUSTAKA
Basuki Wibawa .2005. Pendidikan Teknologi dan Kejuruan : Manajemen dan Implementasinya di
Era Otonomi. Surabaya . Kertajaya Duta Media
Sutomo, Titi Prihatin. 2012. Manajemen Sekolah.
Semarang. UNNES Press.
http ://www.smkteukuumar.sch.id/
http ://smkteukuumar.wordpress.com/
http ://smkteukuumarsemarang.blogspot.com/
LAMPIRAN
Lampiran
1 : Denah SMK Teuku Umar Semarang
Lampiran
2 :
FASILITAS SEKOLAH SMK
TEUKU UMAR
|
RUANG
|
JENIS BARANG
|
BANYAKNYA
|
SATUAN
|
KONDISI
|
|
UKS
|
Tempat Tidur
|
2
|
Buah
|
Baik
|
|
Obat-obatan
|
|
Buah
|
Baik
|
|
|
BK
|
Kipas Angin
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
Dispenser
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Meja
|
4
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Kursi
|
8
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Almari
|
2
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Sound system
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Jam Dinding
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Telepon
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Gorden
|
2
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Printer
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Ruang OSIS
|
Meja
|
3
|
Buah
|
Baik
|
|
Kursi
|
4
|
Buah
|
Baik
|
|
|
TV
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Telepon
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Komputer
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Almari Besar
|
2
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Almari Kecil
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Masjid
|
Kipas angin
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
Sajadah
|
5
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Mukena
|
10
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Jam Sholat
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Jam Dinding
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Almari Mukena
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Mimbar
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Sound system
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Perpustakaan
|
Meja
|
15
|
Buah
|
Baik
|
|
Komputer
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Almari Estalase
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Almari Hias
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Kursi Kayu
|
24
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Kursi plastik
|
30
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Rak buku
|
11
|
Buah
|
Baik
|
|
|
DVD
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
TV
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Telepon
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Kipas Angin
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Gorden
|
2
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Buku pinjam
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Kartu pinjam
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Jam dinding
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Surat Kabar
|
7
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Sound system
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Globe
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Vas bunga
|
2
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Vigura
|
6
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Laboratorium RPL
|
Komputer + CPU
|
24
|
Buah
|
Baik
|
|
LCD
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Kipas Angin
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Jam dinding
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Papan tulis
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Kursi
|
25
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Meja
|
25
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Audio
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Proyektor
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Lampu
|
4
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Lab. Multi Media
|
Sound system
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
Almari
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Komputer + CPU
|
4
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Meja
|
21
|
Buah
|
Baik
|
|
|
LCD
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Papan Tulis
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Kursi
|
31
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Mesin ketik
|
3
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Laptop
|
18
|
Buah
|
Baik
|
|
|
OHP
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Lab. KKPI
|
Sound system
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
Almari
|
2
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Almari etalase
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Komputer + CPU
|
20
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Meja
|
16
|
Buah
|
Baik
|
|
|
LCD
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Papan Tulis
|
1
|
Buah
|
Baik
|
|
|
Kursi
|
34
|
Buah
|
Baik
|
Lampiran
3 : Kegiatan Ekstrakurikuler di SMK Teuku Umar Semarang
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM TEUKU UMAR
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
SMK TEUKU UMAR SEMARANG
Jalan Karangrejo Tengah IX/99 A Telepon (024)
8444807 Semarang 50234
KEGIATAN EKSTRAKURIKULER
SMK TEUKU UMAR
|
NO
|
JENIS KEGIATAN
|
PEMBINA
|
HARI
|
WAKTU
|
TEMPAT
|
Ket.
|
|
1
|
Pramuka
|
M. Suwarno, S.Pd
|
Selasa
|
15.00 – 16.30
|
Halaman SMK
|
Wajib Kelas 1
|
|
2
|
MTQ
|
Komarudin, S.Ag.
|
Kamis
|
14.30 – 16.00
|
R. 1
|
Wajib Tiap Kelas
|
|
3
|
Matematika Club
|
Ratna Dewi, S.Pd
|
Rabu
|
14.30 – 16.00
|
R. 2
|
|
|
4
|
English Club
|
Panca Oetami Atiek
P,S.Pd.
|
Senin
|
14.30 – 16.00
|
R. 2
|
|
|
6
|
Komputer Grafis
|
Rizki Septiana P
S.Kom
|
Rabu
|
14.30 – 16.00
|
Lab. Komputer
|
|
|
7
|
Futsal
|
Amarrullah D S.Pd
|
Sabtu
|
14.30 – 16.00
|
GOR JATI DIRI
|
|
|
8
|
Bola Volly
|
Anwar
|
Sabtu
|
14.30 – 16.00
|
Lap. SMA Teuku
Umar
|
|
|
8
|
Musik Band
|
Halley Bambang,
|
Kamis
|
14.30 – 16.00
|
R. Band
|
|
|
9
|
Paskibra
|
M. Suwarno, S.Pd
|
Rabu
|
14.30 – 16.00
|
Lap. SMK Teuku Umar
|
Wajib bagi
OSIS/MPK
|
|
10
|
Pencak Silat
|
Karyadi
|
Jum’at
|
16.00 – 17.30
|
Halaman SMK
|
|
Catatan :
1. Ekstrakurikuler Pramuka, Wajib bagi siswa kelas X
2. Ekstrakurikuler
BTQ, Wajib bagi siswa yang masih
Iqro’ baik kelas X-XII.
Lampiran
5 : Tabel Anggota dan Pembagian Tugas
|
NO
|
NAMA / NIM
|
PRODI
|
BIDANG ILMU
|
URAIAN TUGAS
|
|
1.
|
Mohammad Kuspihanto/ 7101415272
|
Pendidikan Ekonomi (Koperasi)
|
Pendidikan
|
·
Bertanggung jawab
terhadap rancangan makalah
·
Bertanggung jawab
terhadap wawancara dengan pihak sekolah
·
Bertanggung jawab
terhadap kerjasama dengan sekolah mitra
·
Bertanggung jawab
atas pembuatan makalah bagian cover dan pendahuluan
·
Bertanggung jawab
atas pembuatan makalah bagian pembahasan manajemen personal dan sarana
prasarana
·
Bertanggung jawab
atas pembuatan makalah bagian lampiran dan pembuatan power point (ppt)
·
Bertanggung jawab
atas koreksi makalah
|
|
2.
|
Ida Indriani/ 7101413082
|
Pendidikan Ekonomi (Koperasi)
|
Pendidikan
|
·
Bertanggung jawab
terhadap wawancara dengan pihak sekolah
·
Bertanggung jawab
atas foto/dokumentasi observasi
·
Bertanggung jawab
atas pembuatan makalah bagian pembahasan manajemen peserta didik
|
|
3.
|
Winarni/
7101415250
|
Pendidikan Ekonomi (Administrasi Perkantoran)
|
Pendidikan
|
·
Bertanggung jawab
atas wawancara terhadap pihak sekolah
·
Bertanggung jawab
atas pembuatan pembuatan makalah bagian pembahasan manajemen kurikulum
·
Bertanggung jawab
atas pembuatan makalah bagian pembahasan manajemen layanan khusus
|
|
4.
|
Amelia Diah Agustina/
7101415338
|
Pendidikan Ekonomi (AdministrasiPerkantoran)
|
Pendidikan
|
·
Bertanggung jawab
atas wawancara terhadap pihak sekolah
·
Bertanggung jawab
atas makalah bagian pembahasan manajemen husemas
·
Bertanggung jawab
atas pembuatan bagian penutup makalah
|
Lampiran
6 : Foto / dokumentasi kegiatan
Langganan:
Postingan (Atom)